Percantik Ponsel dengan modding

Dunia ponsel perkembanganya sangat pesat, cara mengemasnya pun beragam, dari yang hanya mengandalkan bentuk, fitur serta harganya, hingga sekarang ini pergerakan styles ponsel begitu nyata, dari fungsi utamanya yang hanya sekedar untuk telpon dan SMS kini berubah fungsi sebagai sarana koneksi internet dengan kecepatan data yang menjanjikan bermodelkan layar sentuh, Kalau kita membeli sebuah ponsel dengan harga yang mahal pastinya banyak fitur yang telah terbenam didalamnya, namun bagaimana dengan ponsel-ponsel yang berkelas menengah ke bawah? Mmm… biasanya dalam setiap seri atau beberapa model yang dikeluarkan jeroan suatu model mempunya isi sama tapi karena perbedaan harga ponsel yang berharga rendah pastinya oleh vendor yang bersangkutan di pangkas isinya oleh sebab itu ponsel yang berharga rendah terlihat minimalis dari segi fitur.

Biasanya saat kita membeli ponsel dalam hal ini saya mengambil contoh “Sony Ericsson” fitur yang ditawarkan adalah Telpon, SMS, Radio, Mp3, Kamera, Game Java, Video, Aplikasi view Data dan beberapa fitur standar lainya. Fungsi2 tersebut sudah bisa didapatkan dari pabriknya, tentunya sesuai dengan spesifikasi masing masing tipe ponsel. Tetapi sebagai manusia, kita tidak pernah puas. Termasuk dalam hal kecanggihan fitur2 bawaan pabrik. Kita ingin menambah fitur fitur baru, suara yang lebih jernih dan keras, kualitas hasil jepretan kamera ponsel yg lebih tajam, dan lain sebagainya. Lalu bagaimana kita bisa mendapatkan semua itu?  Ya gampang saja, tinggal beli ponsel yang lebih canggih, kalau itu sech semua juga bisa tapi harga dan kreatifitas kan jadi prioritas, Di sini lah modding diperlukan.

Istilah modding sendiri artinya modifikasi sebuah posel atau oprek-mengoprek jeroan dari ponsel. Dimana kita memodifikasi ponsel baik secara software (perangkat lunak) yang biasa disebut firmware, ataupun hardware (perangkat keras) yaitu fisik ponsel itu sendiri, atau dengan Modding kita bisa menyulap sebuah ponsel standar menjadi tidak satandar.

Proposal Teknologi Informasi

No. :

Lamp. :  1 (satu) set proposal

Perihal :  Penawaran Perancangan Website Perguruan Tinggi

Kepada Yth.

Bapak/Ibu Pimpinan

DiTempat.

Dengan hormat,

PT. SURYA KOMUNIKA berdedikasi dalam memberikan pelayanan jasa perancangan aplikasi website, private e-mail, desain grafis, software engineering dan iklan online berbasis jaringan internet dengan cakupan Internasional.

Melalui surat penawaran ini, kami menawarkan proposal perancangan aplikasi website untuk perusahaan yang sedang Anda pimpin. Adapun proposal perancangan website yang kami tawarkan, telah dilampirkan bersamaan dengan surat ini.

Atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.

Hormat Kami,

PT. SURYA KOMUNIKA

Tedy Surya. S.Kom

Chief Technology Officer (CTO)

0211234567, 081912345678

PROPOSAL PENAWARAN

Website Perguruan Tinggi

I. PENDAHULUAN

Perkembangan teknologi dan sumber informasi dari seluruh media, ternyata media internet untuk saat ini sangat digemari oleh masyarakat atau pelaku bisnis. Informasi yang didapat selain cepat, akurat juga dapat digunakan dan diperoleh dimana saja.

Keberadaan internet saat ini memberikan keuntungan secara langsung maupun tidak langsung kepada dunia bisnis, pendidikan, komunitas dan banyak lagi dari skala kecil hingga besar. Dengan adanya fasilitas internet data – data bisa disimpan, diambil dan dikirimkan secara mudah keseluruh penjuru dunia dengan berbagai cara, data dan informasi yang ada dapat dihubungkan dengan mudah dan cepat hanya dengan menggunakan ’hyperlinks’ (penghubung visual).

II. PENAWARAN PEMBUATAN WEBSITE

Mengapa Website ?

Sebuah website memiliki banyak keuntungan bagi berbagai macam golongan pemakai, serta menawarkan berbagai macam manfaat. Website telah menjadi sarana promosi, transaksi, pusat informasi, dan pengelolaan data, atau bahkan menjadi sarana pendidikan.

Sebuah website tidak saja menghemat waktu dan tempat, tapi juga biaya! Pemakai dapat mengakses Website dan apasaja yang mempunyai intregrasi dengan website dari mana saja kita berada, Fasilitas provider untuk mengakses internet juga semakin banyak, selain dengan telepon rumah, handphone, juga melalui jaringan server/warnet. Ini membuktikan bahwa masyarakat semakin tidak mau disibukan dengan keterbatasan waktu dan kesempatan untuk melihat informasi.

Penawaran yang kami ajukan :

1.  Penawaran Hosting dan Domain

Hosting adalah tempat meletakkan data website. Sebuah server hosting umumnya akan memuat beberap (ratusan) account hosting tanpa menggangu antara account hosting yang satu dengan yang lain.

Pengertian Bandwith adalah jumlah arus transfer data dalam kurun waktu tertentu yang telah ditetapkan. Dalam hubungannya dengan account hosting, semakin sering situs web dikunjungi akan semakin sibuk aktivitas download dan upload di website tersebut, maka semakin besar bandwith yang dibutuhkan.

Adapun Hosting yang kami tawarkan dengan spesifikasi sebagai berikut:

* Space 5 GB

* Bandwith 20.0 GB

* No Setup Fees

* Fast Activation

* 30-Day Money Back Guarantee if not satisfied

* 99.9% Uptime Guarantee

* SSH Access

* Unlimited Databases

o MySQL 5.x

o PostgreSQL 8.x

o SQLite 3.x

* Unlimited Domains

o Fully-hosted addon domains

o Subdomains

o Parked domains

* Unlimited Email Accounts

o POP3

o IMAP

o Mailman mailing lists

o SMTP server w/ authentication

o Auto-responders

o Forwarders

o Aliases

o Catch-all forwarders

o Spam Assassin

o Web-Based Email

* Unlimited FTP Accounts

* Optimized Ruby on Rails Hosting

* Mod_Rails Hosting

2. Penawaran Jasa Pembuatan Website

Kami menawarkan pembuatan Website Perguruan Tinggi (PT). Adapun content (isi) website sesuai dengan permintaan dari pihak PT. Selain itu kami juga menyediakan  Website Perguruan Tinggi standart, adapun gambaran  content yang telah kami rancang terdiri dari :

  1. Home (halaman depan)
  2. Profil Perguruan Tinggi meliputi :
    1. Multimedia Profile
    2. Sejarah Perguruan Tinggi
    3. Struktur Perguruan Tinggi
    4. Visi Misi Perguruan Tinggi
    5. Legalitas Perguruan Tinggi
    6. Identitas Perguruan Tinggi
    7. Fasilitas Perguruan Tinggi
    8. Daftar Karyawan + Foto
    9. Daftar Dosen + Foto
  3. Program Studi
  4. Kemahasiswaan
    1. Daftar Mahasiswa + Foto
    2. Prestasi Mahasiwa
    3. Kegiatan Mahasiswa
    4. Alumni
  • Profil Alumni
  • Kisah Sukses Alumni
  • Daftar Alumni + Foto
  1. E – Learning
  2. Berita Kampus
  3. Halaman Download
  4. Kalender Akademik
  5. Jalinan Kerjasama
  6. Galeri Foto
  7. Lowongan Pekerjaan
  8. Tugas Online
  9. Mahasiswa Baru
    1. Ketentuan PMB
    2. Form PMB
  10. Agenda
  11. Peta Kampus
  12. Berita Online
  13. Buku Tamu
  14. Kontak Kami
  15. Web Mail
  16. Halaman Pencarian

Halaman Administrator

3. Integrasi Website dengan Applikasi

Website yang kita kerjakan akan kita integrasikan dengan applikasi yang ada pada PT sebelumnya

Adapun perhitungan semua biaya diatas adalah sebagai berikut :

Hosting + Domain (per tahun)

Biaya Development

Biaya Integrasi

Rp.

Rp.

Rp.

500.000

15.000.000

24.500.000

Total Rp. 40.000.000

III SERVICE

Untuk kenyamanan dan keamanan kosumen dalam menggunakan jasa kami maka kami akan memberikan service FREE LIFT TIME atau selama lamanya tanpa biaya tambahan

IV. USULAN TEKNIS

1. Asitektur Perangkat Lunak

Arsitektur perangkat lunak yang digunakan adalah arsitektur multitier berbasis web. Dalam arsitektur multitier sistem secara keseluruhan dibagi menjadi 3 bagian yang merupakan aplikasi-aplikasi yang berbeda.

Ketiga bagian itu adalah:

A. Lapis Data

Lapis data terdiri dari aplikasi yang bertugas untuk membaca dan menyimpan

data. Untuk jumlah data yang besar diperlukan sebuah Relational Database Management System yang berupa aplikasi server. Sebuah RDBMS

berkomunikasi dengan lapis yang lain dengan menggunakan bahasa pemrograman SQL (Structured Query Language). SQL distandarisasi oleh ISO dan implementasinya diikuti oleh mayoritas vendor server database.

B. Lapis Logika

Lapis logika terdiri dari aplikasi yang melakukan pemrosesan dan perhitungan data. Seluruh aturan-aturan yang dijalankan oleh sistem terletak di dalam lapis logika ini. Lapis logika juga mengatur komunikasi data dengan lapis data dan lapis presentasi. Lapis logika umumnya berupa sebuah server aplikasi yang tereksekusi secara terpisah dari lapis-lapis lainnya. Untuk sistem berbasis web, server aplikasi ini disebut server web. Komunikasi server web dengan lapis data dilakukan dengan menggunakan bahasa pemrograman SQL(Structured Query Language), sedangkan komunikasi dengan lapis presentasi dilakukan melalui protokol HTTP (HyperText Transfer Protocol).

C. Lapis Presentasi

Lapis presentasi berfungsi untuk menampilkan antar muka aplikasi kepada pengguna aplikasi. Pengguna melakukan pemasukan data, melihat data, mengubah data, dan membuat laporan di aplikasi ini. Untuk aplikasi berbasis web umumnya aplikasi ini berupa sebuah browser yang dapat menerjemahkan file-file berformat HTML (HyperText Markup Language), CSS (Cascading Style Sheet), dan JavaScript yang dikirimkan oleh lapis logika menjadi sebuah tampilan visual yang interaktif. Selain menggunakan browser untuk keperluan khusus aplikasi pada lapis presentasi dapat pula berupa aplikasi desktop yang memroses data berformat XML (eXtensible Markup Language) yang dikirimkan oleh aplikasi di lapis logika. Format XML yang umum digunakan adalah format XML-RPC (XML Remote Precedure Call) atau SOAP (Simple Object Access Protocol).

Sistem multitier digunakan agar masing-masing bagian dapat dikembangkan atau diupgrade secara terpisah. Pemusatan pemrosesan dan penyimpanan data pada lapis data dan lapis logika juga berarti bahwa pengelolaan aturan-aturan dapat dilakukan secara cepat dan terpusat di satu tempat. Hal ini menghindari terjadinya adanya aplikasi yang berbeda versinya dapat berjalan pada saat yang sama. Sedangkan aplikasi pada lapis presentasi dapat terletak dalam banyak komputer yang dapat digunakan oleh banyak pengguna pada saat yang bersamaan.

2. Modul Perangkat Lunak

Sistem informasi yang terdapat pada aplikasi ini merupakan gabungan dari beberapa sub-sistem yang terintegrasi. Beberapa sistem yang  ada meliputi :

  1. Sistem Akademik
  2. Sistem Keuangan
  3. Sistem Perpustakaan
  4. Sistem SDM
  5. Sistem Sarana dan Prasarana
  6. Sistem Penjamin Mutu
  7. Sistem Website
  1. Pelaporan

Dari terintragrasinya system yang ada maka, semua modul yang ada pada

system dapat diambil laporan yang berupa data laporan yang berbentuk excel atau pdf, sesuai dengan apa yang kita butuhkan

Proses Pembuatan laporan

Penjelasan :

Data, yang terdiri dari data numerik maupun text akan diinput melalui antar muka aplikasi yang kemudian akan disimpan ke dalam persistence storage (database) setelah itu data bisa diproses untuk kemudian di jadikan Laporan sesuai dengan kebutuhan tiap-tiap departement.

3. Teknologi Perangkat Lunak

Sistem Informasi yang dibangun terdiri dari berbagai jenis aplikasi yang digunakan secara bersamaan. Secara umum pilihan aplikasi dilakukan atas dasar faktor-faktor utama:

  1. Keandalan dan stabilitas
  2. Keamanan
  3. Kinerja
  4. Kemudahan penggunaan
  5. Kemudahan perawatan dan modifikasi
  6. Open source agar biaya support dan upgrade di masa mendatang dapat ditekan.

Faktor-faktor tersebut di atas disesuaikan dengan kebijakan pemerintah untuk memanfaatkan perangkat lunak berbasis open source dalam program IGOS yang tertuang di dalam Surat Edaran Menkominfo No. 05/SE/M.KOMINFO/10/2005 tentang Pemakaian dan Pemanfaatan Penggunaan Piranti Lunak Legal.

Aplikasi-aplikasi tersebut adalah:

  1. Sistem operasi server

Komputer server adalah komputer yang menjalankan aplikasi pada lapis data dan lapis logika. Seluruh proses sistem secara fisik dilakukan di komputer ini. Sistem operasi adalah perangkat lunak dasar yang diperlukan agar aplikasi lain dapat dijalankan di perangkat keras. Sistem operasi menghubungkan antara perangkat keras dan perangkat lunak lain.

Sistem operasi server yang digunakan adalah Ubuntu Linux 6.06 LTS. Sistem operasi GNU/Linux adalah sistem operasi open source yang meniru arsitektur UNIX yang umum digunakan di server-server mainframe. GNU/Linux yang awalnya diprakarsai oleh Linus Torvalds kini pengembangan dan penggunaannya telah mendapat dukungan dari banyak vendor-vendor perangkat lunak termasuk IBM, HP-Compaq, Oracle, dan Sun Microsystem. Kelebihan utama penggunaan GNU/Linux adalah:

    1. Kinerja dan stabilitas. Sistem operasi ini memang didesain untuk dijalankan di server sehingga faktor stabilitas dan kecepatannya menjadi prioritas utama dan sudah terbukti dalam pelaksanaannya. Stabilitas yang tinggi berarti server tidak membutuhkan perhatian yang terus-menerus dalam proses perawatannya.
    2. Keamanan. Dengan standar keamanan yang tinggi sistem operasi ini juga relatif lebih kecil kemungkinannya mendapat gangguan dari faktor luar. Faktor luar dapat berupa pengguna, dapat juga berupa program lain seperti virus atau worm. Sejauh ini belum ada virus atau worm yang dikenal telah menyebar di sistem operasi GNU/Linux walaupun sistem operasi ini digunakan oleh mayoritas server di internet. Virus-virus Linux yang ada sekarang masih berupa bahan studi dalam dunia akademik.
    3. Biaya kepemilikan keseluruhan (Total Cost of Ownership). Biaya kepemilikan meliputi biaya pembelian lisensi penggunaan, biaya dukungan (support), biaya pelatihan, serta biaya upgrade. Dengan menggunakan GNU/Linux pembelian lisensi dan upgrade tidak diperlukan lagi, sehingga biaya hanya terdiri dari  dukungan dan pelatihan. Untuk dukungan dan pelatihan dapat diperoleh dari vendor dalam negeri sehingga dapat diperoleh dengan harga lebih murah dan tidak perlu ada biaya yang dikeluarkan ke luar negeri. Hal ini pula yang menyebabkan pemerintah mendorong program IGOS (Indonesia Go Open Source).

Ada lebih dari seratus jenis distribusi GNU/Linux baik yang telah bersifat komersial maupun non-komersial. Yang akan digunakan adalah Ubuntu Linux yang diproduksi oleh perusahaan Canonical dari Isle of Man. Keunggulan penggunaan Ubuntu Linux adalah:

  1. Tersedianya edisi download yang dapat digunakan secara gratis sehingga biaya lisensi dan upgradenya di masa mendatang tidak diperlukan lagi.
  2. Ubuntu menyediakan support yang komersial sehingga bila di masa mendatang dukungan itu diperlukan maka dukungan komersial dapat diperoleh tanpa perlu mengganti ke sistem operasi lain.
  3. Aplikasi tambahan dapat diperoleh secara mudah dan gratis melalui koneksi internet.
  4. Pilihan aplikasinya lebih luas dibanding mayoritas distribusi lain yang berbasis di Amerika Serikat karena Ubuntu tidak terikat pada pembatasan paten yang didaftarkan di Amerika Serikat (umumnya pada perangkat lunak enkripsi dan codec multimedia).
  5. Aplikasi-aplikasi utama yang dibutuhkan oleh sistem informasi (Apache, dan MySQL) sudah tersedia dalam paket standar sehingga tidak perlu diinstal secara terpisah.
  6. Ubuntu Linux adalah distro Linux yang paling populer sehingga memiliki basis pengguna yang besar baik di dalam maupun di luar negeri.
  7. Ubuntu Linux mewarisi kestabilan dan kemudahan perawatan dari Debian GNU/Linux yang dikenal dari keandalannya sebagai system operasi server.

2. Sistem operasi client

Komputer client adalah komputer yang digunakan secara langsung oleh pengguna. Agar dapat digunakan komputer client harus terhubung melalui jaringan ke komputer server. Sistem operasi client yang digunakan adalah Microsoft Windows XP Professional SP 2 dan Ubuntu Linux.

3. Server database

Server database adalah sebuah aplikasi yang berfungsi untuk menyimpan dan membaca data terstruktur dengan cara yang cepat, aman, namun dapat menampung data dalam jumlah yang besar. Mayoritas server database berupa Relational Database Management System (RDBMS) yang menyimpan data dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan. Komunikasi dengan sebuah RDBMS dilakukan dengan menggunakan bahasa SQL yang distandarisasi oleh ISO. Walaupun jenis produk dan vendor RDBMS cukup beragam (di antaranya yang terbesar adalah Oracle, IBM, dan Microsoft) semuanya memiliki implementasi SQL standar tersebut dengan sedikit perbedaan (disebut dialek SQL).

Server database yang digunakan dalam sistem adalah MySql 5.0. MySql termasuk ORDBMS (Object-Relational Database Management System), yang selain memiliki fitur standar RDBMS juga memiliki kemampuan object-oriented. MySql dikembangkan secara open     source oleh Sun Microsystem  mengikuti standar ISO SQL 2003 dengan fitur-fitur:

  1. Query yang kompleks
  2. Foreign key
  3. Function / procedures
  4. Trigger
  5. View
  6. Integritas transaksi
  7. Multiversion concurrency control

MySql 5.0 dapat dijalankan di sistem operasi berbasis UNIX, GNU/Linux, maupun Windows NT. MySql dapat digunakan secara gratis, namun dukungan komersial juga dapat diperoleh dari beberapa perusahaan.

MySql 5.0 juga dilengkapi dengan perangkat administrasi untuk melakukan fungsi-fungsi backup, restore, optimasi secara otomatis, logging, dll.

4. Aplikasi Server

Mongrel adalah library HTTP yang cepat dan server untuk bahasa pemprograman Ruby yang diperuntukan untuk hosting aplikasi web yang dibuat oleh bahasa pemprograman ruby, yang menggukanan teknologi  plain HTTP. Mongrel merupakan framework dan sudah support untuk  Ruby On Rails, Og+Nitro, Camping, and IOWA frameworks

5. Framework dalam pembuatan Aplikasi

Framework aplikasi adalah desain dan program kerangka aplikasi yang digunakan untuk membangun aplikasi-aplikasi yang sejenis. Framework memiliki banyak pustaka tingkat tinggi yang dapat digunakan secara berulang. Umumnya framework perangkat lunak didesain secara berorientasi objek sehingga desain dan programnya tersedia sebagai class-class abstract. Framework aplikasi mendefinisikan arsitektur aplikasi sehingga penambahan fungsi-fungsi lain dapat dilakukan dengan menambah modul-modul tanpa perlu memodifikasi kode program yang sudah ada (kecuali file-file konfigurasi).

Dalam sistem ini, framework yang digunakan yaitu rails, sebuah framework untuk bahasa pemprograman ruby.

Rails :

  • Sebuah framework yang memiliki produktivitas tinggi
  • Ditulis dalam bahasa pemprograman ruby oleh David Heinemeier Hansson
  • 10 kali lebih cepat dalam developing suatu sistem dibandingkan dengan jenis framework yang sama.
  • Sebuah framework open source untuk developing back-end (database) untuk aplikasi web
  • Tidak perlu mengkompilasi code untuk menjalankan aplikasinya

Full Stack Framework :

  • Sudah termasuk kebutuhan untuk pembuatan  database menggunakan pattern Model-View-Controller.
  • Baris code lebih sedikit dan efektif

Konvensi Melebihi Konfigurasi :

  • Rails menitik beratkan pada konvensi (penamaan) dibandingkan dengan konfigurasi. Sehingga pembuatan aplikasi dapat dilakukan lebih cepat.

6. Abstraksi Database

RDBMS tersedia dari berbagai vendor dan dapat terdiri dari beberapa produk. Walaupun semuanya menerapkan standar SQL, namun implementasi SQL antar produk tetap memiliki perbedaan kecil yang disebut dialek SQL. Perbedaan yang ada menyebabkan sebuah aplikasi umumnya hanya menggunakan salah satu dialek saja dan oleh karena itu hanya dapat menggunakan suatu jenis RDBMS saja. Aplikasi abstraksi database adalah sebuah aplikasi / pustaka yang menyediakan metode standar untuk berkomunikasi dengan database lalu menyediakan dialek SQL yang cocok untuk RDBMS yang digunakan. Aplikasi yang menggunakan abstraksi database dapat menggunakan RDBMS yang berbeda-beda tanpa perubahan dalam aplikasi itu sendiri.

Penggunaan Rails memungkinkan aplikasi untuk bermigrasi ke database lain bila suatu saat kebutuhannya dinilai perlu untuk meningkatkan kapasitas / kapabilitas databasenya.

7. Pengguna dan Hak Akses

Pengguna dan Hak Akses adalah bagian dalam sebuah perangkat lunak yang mengatur hak-hak akses yang dimiliki oleh setiap pengguna. Modul ini memastikan bahwa setiap informasi hanya dapat dilihat atau diubah oleh pengguna yang memang memiliki wewenang untuk itu. Hak akses mengatur berdasarkan kelompok yang dimiliki oleh pengguna bagian-bagian mana dari aplikasi yang dapat diakses. Pengelolaan pengguna dan hak akses ini  diatur dalam modul yang bernama Roles dan Permission.

Modul Roles mengelola sebuah objek yang disebut role. Role merepresentasikan baik pengguna maupun kelompok pengguna. Role didesain dengan fleksibel sehingga sebuah role dapat merupakan anggota dari role lain secara tidak terbatas. Sebuah role juga dapat menjadi anggota dari beberapa role sekaligus. Sebuah role lalu dapat diberikan sebuah atau beberapa objek privilege yang merepresentasikan hak akses pada bagian modul tertentu. Modul Roles menyediakan pula perangkat pengujian untuk mensimulasikan hak akses ini untuk kombinasi role dan privilege tertentu.

Pembagian dasar jenis ada tiga buah yaitu:

  1. anonymous, yaitu akses yang dapat diperoleh tanpa login
  2. administrator, yaitu akses yang dimiliki oleh administrator sistem
  3. user, yaitu akses yang dimiliki oleh pengguna biasa.

Akses user umumnya dapat dibagi-bagi lagi sesuai dengan jenis pengguna yang ada dalam proses kerja aplikasi.

Modul Permission mengelola objek privilege. Objek privilege dapat dikaitkan dengan akses pada tingkat modul, komponen, class, bahkan instantiasi dari class yang bergantung pada data. Hak akses pada objek privilege memiliki beberapa tingkat, yaitu:

  1. None
  2. Overview
  3. Read
  4. Edit
  5. Add
  6. Delete
  7. Admin

Perilaku pada setiap tingkat dapat diinterpretasikan secara bebas dalam desain setiap modulnya.

8. Antar Muka Browser dengan AJAX

Browser menjadi antar muka yang populer digunakan untuk aplikasi-aplikasi yang penggunanya banyak dan tersebar di beberapa lokasi. Hal ini disebabkan telah tersedianya berbagai jenis browser secara otomatis di berbagai sistem operasi sehingga di komputer-komputer client tidak perlu diinstal sesuatu lagi. Hal ini amat memudahkan pada saat perawatan sehingga setiap terjadi masalah atau terjadi perubahan sistem semuanya cukup dilakukan di server saja, tidak perlu memeriksa komputer-komputer client. Ini disebut konsep thin client karena komputer client sama sekali tidak melakukan pemrosesan logika aplikasi. Pemrosesan yang terjadi di komputer client hanyalah pemrosesan yang dilakukan oleh antar muka untuk memberi kemudahan penggunaan.

Ada beberapa komponen yang diolah oleh sebuah browser:

  1. XHTML (eXtensible HyperText Markup Language) berisi struktur dan data antar muka. Seluruh informasi dan fungsionalitas dideskripsikan dalam file ini, termasuk widget-widget sederhana untuk keperluan input data. XHTML adalah sebuah standar yang ditetapkan oleh W3C (World Wide Web Consortium) dan merupakan pengembangan XML dari HTML (yang berbasis SGML).
  2. CSS (Cascading Style Sheet) berisi informasi mengenai layout dan style tampilan, termasuk unsur visualnya. Agar aplikasi tampak teratur dan mudah digunakan, maka pengaturan tata letak, penekanan dengan warna dan efek, serta nilai estetika dapat diatur lewat file CSS ini. CSS ini juga memungkinkan antar muka bersifat konsisten antar modulnya. CSS adalah standar yang ditetapkan oleh W3C. CSS terdiri dari 3 level, di mana sampai saat ini sebagian besar browser baru mengikuti level 1 secara penuh. Browser paling populer Internet Explorer 6 baru mengimplementasikan sebagian CSS level 2, sedangkan browser Mozilla dan Opera sudah mengimplementasikan sebagian besar CSS level 2.
  3. JavaScript adalah sebuah bahasa pemrograman yang dapat dijalankan di dalam browser. JavaScript dipergunakan untuk melakukan pemrosesan antar muka, termasuk melakukan pengecekan-pengecekan awal terhadap validitas data. JavaScript mengakses struktur pada XHTML dengan menggunakan DOM (Document Object Model) yang disediakan oleh browser dan memanipulasinya berdasarkan style yang ada pada CSS. Kombinasi XHTML, CSS, dan JavaScript ini sering kali disebut DHTML (Dynamic HTML). DOM adalah standar yang ditetapkan oleh W3C, sedangkan JavaScript distandarisasi oleh ECMA (European Computer Manufacture Association) dengan nama ECMAScript.

Walaupun populer digunakan namun antar muka yang dilakukan di browser memiliki keterbatasan-keterbatasan yang tidak didapati di aplikasi desktop lain. Keterbatasan yang dimaksud misalnya fitur drag-and-drop dan kemampuan mengambil atau menyimpan data tambahan ditengah proses pengisian form.
AJAX mulai dipopulerkan penggunaannya pada tahun 2005 oleh Google dengan peluncuran Gmail dan GoogleMaps. Sejak saat itu mulai bermunculan pustaka AJAX yang dapat diperoleh secara bebas.Untuk mengatasi hal ini dimunculkan konsep RIA (Rich Internet Application) atau Rich Client dimana aplikasi client masih menggunakan browser namun sudah memiliki kekayaan antar muka seperti aplikasi desktop lainnya. Salah satu solusi RIA ini adalah sebuah konsep yang dinamakan AJAX (Asynchronous JavaScript and XML). AJAX memanfaatkan sebuah object JavaScript non-standar yang pertama kali dibuat oleh Microsoft bernama XMLHttpRequest untuk mengirimkan dan menerima informasi dari server secara asynchronous (di belakang layar) berupa file dalam format XML atau JSON (JavaScript Object Notation). Dengan memanfaatkan AJAX ini aplikasi berbasis web terasa lebih interaktif, responsif, dan cepat tanpa melakukan proses reload atau submit seperti halnya aplikasi web tanpa AJAX. Aplikasi web modern berbasis AJAX dapat dilakukan dengan persyaratan browser minimal Microsoft Internet Explorer 6.0, Mozilla Firefox 1.0, Opera 8.0, atau browser berbasis KHTML 3.2 (seperti Konqueror dan Safari di Macintosh).

9. Pelaporan

Pelaporan adalah modul yang memungkinkan untuk dilakukan pengolahan data dalam format tertentu lalu hasilnya dapat dicetak oleh printer. Ada 3 buah metoda yang dapat dilakukan untuk mencetak data:

  1. Menggunakan fitur print yang telah ada di Aplikasi. Umumnya sebuah halaman dapat dibuat versi printernya yang tidak memiliki latar belakang dan format yang menghilangkan widget-widget interaksi. Untuk laporan yang sederhana hal ini dapat dilakukan.
  2. Konversi data ke dalam format PDF (Portable Document Format). Format PDF yang dibuat oleh Adobe merupakan format yang paling umum dipakai untuk format printer. Format PDF tidak berubah bila dicetak menggunakan printer yang berbeda-beda.

c. Konversi data ke dalam format XLS (Excell Sheet). Format XLS bawaan microsoft merupakan format yang paling umum dipakai untuk file report. Format XLS tidak berubah bila dicetak menggunakan printer yang berbeda-beda.

4. Metodelogi Penelitian

A. Unified Process

Ada beberapa metodologi pengembangan perangkat lunak yang umum dipakai. Perkembangan yang pesat di bidang teknologi informasi baik di bidang analisis dan desain maupun di bidang teknik pemrogramannya menyebabkan metodologi pengembangan perangkat lunak juga harus ikut menyesuaikan diri. Metodologi yang lebih baru telah mengadopsi metode analisis, desain, dan pemrograman yang berorientasi objek. Metodologi yang paling populer saat ini adalah Unified Process.

Unified Process dikembangkan sebagai metodologi yang bersifat use-case driven, berpusat pada arsitektur, iteratif, dan incremental didasarkan pada UML (Unified Modeling Language) yaitu bahasa model standar untuk desain berorientasi objek. Unified Process dikembangkan oleh Rational Software (yang sekarang bagian dari IBM) tahun 1999. Unified Process mendeskripsikan pemberian dan pengelolaan tugas serta tanggung jawab dalam sebuah organisasi pengembang perangkat lunak. Unified Process yang dilaksanakan dengan produk-produk bantu yang dibuat oleh Rational Software (IBM) disebut Rational Unified Process (RUP).

Unified Process mendefinisikan tahap pelaksanaan, kegiatan, peran pelaksana, hasil pekerjaan, dan prinsip yang harus diikuti. Namun Unified Process tidak dapat diterapkan secara langsung karena memang dimaksudkan sebagai kerangka proses kerja yang harus diadaptasikan. Unified Process menyediakan berbagai ‘pustaka’ proses kerja yang harus dipilih untuk disesuaikan dengan tim pelaksana dan jenis perangkat lunak yang dikembangkan.

Prinsip-prinsip Unified Process adalah:

  1. Pengembangan perangkat lunak secara iteratif
  2. Pengelolaan kebutuhan
  3. Penggunaan arsitektur yang berbasis komponen
  4. Pemodelan perangkat lunak secara visual (diagram UML)
  5. Verifikasi kualitas perangkat lunak
  6. Perubahan pada perangkat lunak yang terkendali

Agile Unified Process adalah adaptasi-adaptasi Unified Process yang menekankan pada kecepatan pengembangan dan fleksibilitas kebutuhan. Umumnya Agile Unified Process memilih set aktivitas dan artifak UP yang sesederhana mungkin dan menggunakan perencanaan tingkat tinggi untuk keseluruhan proyek (phase plan) dengan menyusun perencanaan detil (iteration plan) pada setiap awal iterasi. Salah satu jenis Agile Unified Process yang digunakan adalah Crystal Clear yang diprakarsai oleh Alistair Cockburn.

Deskripsi Unified Process selanjutnya adalah Unified Process yang diadaptasikan dengan Crystal Clear.

B. Tahap Pelaksanaan

Fase pengembangan dalam Unified Process ada 4 buah, ditambah dengan 1

fase penggunaan.

a. Insepsi

Tahap insepsi adalah tahap persiapan. Hal-hal yang perlu ditentukan dalam tahap insepsi ini adalah jadwal kerja, pembentukan tim, dan ruang lingkup perangkat lunak yang akan dikembangkan.

b. Elaborasi

Tahap elaborasi adalah tahap perencanaan di mana penekanan dilakukan pada terselesaikannya deskripsi kebutuhan perangkat lunak (termasuk survei), analisis dan desain arsitektur, serta pembangunan kerangka dasar aplikasi dan metode pengujiannya.

c. Konstruksi

Tahap konstruksi adalah tahap pembangunan di mana penekanan dilakukan pada desain teknis, pemrograman, dan pengujian perangkat lunak.

d. Transisi

Tahap transisi adalah tahap penerapan di mana dilakukan uji coba oleh calon pengguna, pelatihan, persiapan pemakaian dan diakhir dengan pemakaian sistem oleh pengguna.

e. Produksi

Tahap produksi adalah tahap operasional di mana kegiatan utama adalah perawatan sistem termasuk melakukan backup data.

C. Kegiatan Pelaksanaan

Dalam setiap tahap dilakukan beberapa jenis kegiatan yang umumnya berjalan bersamaan. Enam kegiatan pertama kerkaitan dengan kegiatan inti pengembangan aplikasi sedangkan empat kegiatan selanjutnya adalah kegiatan dukungan.

a. Business Modelling

Pemodelan Bisnis mendokumentasikan proses bisnis, yaitu cara kerja pengguna dalam memanfaatkan aplikasi ini (baik tanpa aplikasi maupun cara kerja yang diinginkan dengan menggunakan aplikasi). Hal ini dilakukan dengan cara:

i.      Survei dan pemetaan yang terdiri dari:

  • Pertemuan Awal untuk menyepakati ruang lingkup umum dan project charter.
  • Pertemuan Teknis yang terdiri dari pengumpulan data, wawancara dengan calon pengguna, studi literatur dan peraturan perundang-undangan.

ii.      Analisis cara kerja penggunaan yang menghasilkan:

  • Diagram Workflow yaitu alur kerja pemakaian perangkat lunak.
  • Diagram Use-Case yaitu diagram yang menjelaskan jenis-jenis pengguna dan aktivitas yang dapat dilakukan oleh pengguna di dalam sistem.
  • Glossary yaitu daftar kota kata istilah yang sering dipakai dalam bidang ruang lingkup aplikasi.
  • Domain model yaitu identifikasi entitas-entitas yang terlibat di dalam sistem.

B. Requirements

analisis kebutuhan mendeskripsikan secara detil apa yang akan dilakukan oleh aplikasi, hal ini dilakukan dengan penyusunan dokumen use-case dan business rules. analisis kebutuhan dilakukan oleh Analis Bisnis. analisis kebutuhan meliputi:

i.      Melakukan analisis terhadap kondisi sistem informasi yang telah ada. Pada tahap ini, akan dilakukan analisis mengenai siapa saja pihak-pihak yang akan terlibat di dalam Sistem (organisasi atau aplikasi lain) dan bagaimana bentuk komunikasi informasi yang terjadi antar pihak-pihak tersebut.

ii.      Melakukan analisis terhadap kebutuhan sistem informasi. Berkaitan dengan analisis terhadap kondisi sistem informasi yang telah ada di atas, maka pada tahap ini akan dilakukan analisis mengenai proses-proses mana saja yang membutuhkan penanganan melalui Sistem Informasi.

iii.      Mengidentifikasi ruang lingkup sistem informasi. Pada tahap ini, dilakukan pengidentifikasian ruang lingkup sistem informasi yang akan dibangun sesuai dengan analisis kebutuhan di atas.

iv.      Mengidentifikasi ruang lingkup keluaran sistem informasi. Sebagai kelanjutan dari tahapan di atas, pada tahap ini dilakukan pengidentifikasian ruang lingkup bentuk keluaran (output) dari sistem informasi yang akan dihasilkan.

v.      Melakukan analisis terhadap aplikasi yang akan dibangun. Pada tahap ini dilakukan analisis terhadap aplikasi yang akan dibangun. analisis yang dilakukan meliputi bentuk dan sistematika aplikasi sistem yang akan dibangun.

vi.      Pendokumentasian hasil analisis. Hasil akhir analisis kebutuhan adalah dokumen-dokumen berikut:

  • Dokumen Use Case yang berisi pendetilan skenario penggunaan aplikasi mengikuti format yang telah ditetapkan.
  • Non Functional Requirements yaitu berisi pembatasan-pembatasan teknis mengenai perangkat lunak yang harus dibangun.
  • Business Rules yaitu aturan-aturan yang harus diikuti oleh aplikasi. Business Rules diperoleh langsung dari peraturan kerja organisasi dan dari hasil survei.
  • Sketsa Antar Muka yaitu desain antar muka yang akan digunakan di dalam aplikasi.

C. Analysis and Design

analisis dan Desain mendeskripsikan solusi teknis yang akan digunakan untuk mencapai perilaku yang sudah ditetapkan dalam kegiatan requirement. Desain di sini meliputi desain alur, desain interaksi, desain visual, dan desain teknis. Kegiatan ini dilakukan oleh Analis dan Desainer Sistem, Desainer Visual, dan Administrator Basis Data.

Metodologi analisis dan Desain yang digunakan di dalam pengerjaan Sistem Informasi ini adalah metodologi analisis dan desain berorientasi objek dengan menggunakan UML (Unified Modeling Language). UML adalah bahasa pemodelan / diagram yang secara standar digunakan untuk mengekspresikan hasil analisis dan desain. UML disepakati sebagai standar industri di bawah pengawasan OMG (Object Management Group). UML berisi spesifikasi beberapa jenis dokumen atau diagram, seperti misalnya diagram use case untuk menjelaskan requirement atau diagram class untuk menjelaskan class-class

yang diperlukan dalam pemrograman nanti. Selain diagram/dokumen UML untuk melengkapi desain diperlukan pula dokumen tambahan, seperti misalnya desain sketsa user interface dan ERD (Entity Relationship Diagram) untuk menjelaskan struktur database yang akan digunakan. Dokumen-dokumen yang umum dibuat dalam UML dapat dilihat melalui gambar berikut ini:

analisis dan Desain merupakan proses multi langkah yang terdiri dari kegiatan-kegiatan sebagai berikut:

i.      Melakukan desain terhadap aplikasi yang akan dibangun. Setelah dilakukan analisis, maka pada tahap ini dilakukan kegiatan desain aplikasi yang akan dibangun.

ii.      Melakukan desain format keluaran sistem. Tahapan ini adalah fase dimana dilakukan penetapan mengenai keluaran (output) seperti apa yang akan dihasilkan dari aplikasi.

iii.      Menyusun kebutuhan data untuk sistem yang akan dibangun. Pada tahap ini, dilakukan penyusunan kebutuhan data-data yang akan tercakup di dalam informasi-informasi yang disajikan, dan dilakukan pencocokan antara data-data tersebut dengan perangkat pendukungnya.

iv.      Merancang alur sistem aplikasi. Tahap ini merupakan tahapan awal dari dimulainya pembangunan Sistem Informasi. Tahapan ini adalah tahapan yang mencoba untuk menentukan aturan-aturan bisnis (business rules) yang akan membangun sistem secara keseluruhan.

v.      Melakukan pembangunan / pengembangan database. Di dalam kegiatan ini, dilakukan pembangunan / pengembangan database dari aplikasi Sistem Informasi berkaitan dengan aturan-aturan bisnis (business rules) di atas.

vi.      Pendokumentasian hasil analisis dan desain berupa dokumen-dokumen utama berikut:

  • Activity Diagram atau Sequence Diagram
  • Desain Antar Muka
  • Class Diagram
  • ERD (Entity Relationship Diagram)
  • Desain Visual

d. Implementation

Implementasi yaitu merealisasikan desain ke dalam kode komputer yang dapat dieksekusi oleh komputer. Ini dilakukan dengan melakukan pemrograman.

Metodologi pemrograman yang digunakan di dalam pengembangan aplikasi Sistem Informasi adalah metodologi Object Oriented Programming (OOP). Alasan digunakannya metodologi OOP ini berkaitan erat dengan karakteristik yang menjadi ciri-ciri yang dimilikinya, yaitu:

i.      Pendekatan lebih pada data dan bukan pada prosedur / fungsi.

ii.      Program besar dibagi pada apa yang dinamakan objek-objek.

iii.      Struktur data dirancang dan menjadi karakteristik dari objek-objek.

iv.      Fungsi-fungsi yang mengoperasikan data tergabung dalam suatu objek yang sama.

v.      Data tersembunyi dan terlindung dari fungsi/prosedur yang ada di luar.

vi.      Objek-objek dapat saling berkomunikasi dengan saling mengirim pesan satu sama lain.

vii.      Pendekatan adalah dari bawah ke atas (bottom up approach).

Pemrograman dilakukan dengan menggunakan satu atau lebih bahasa pemrograman dengan bantuan perangkat kerjanya. Perangkat kerja yang digunakan meliputi IDE (Integrated Development Environment) dan Version Control System.

IDE adalah sebuah perangkat bantu pemrograman yang membantu dalam proses pengetikan kode, dokumentasi pemrograman, pencarian kesalahan program, perapian dan organisasi kode program, pelacakan eksekusi program, uji coba aplikasi, serta kompilasi dan pemaketan hasil akhir program.

Version Control System adalah sebuah perangkat kolaborasi antar pemrogram yang memungkinkan setiap pemrogram bekerja pada satu buah basis kode yang sama. Penggunaan version control system amat penting agar tidak terjadi kehilangan data dan aplikasi dapat diuji integrasinya secara cepat. Version Control System yang digunakan adalah Bazaar yang bersifat terdistribusi sehingga version control system ini selalu dapat digunakan walaupun tidak terhubung ke server kerja yang utama.

Hasil akhir pemrograman sebuah perangkat lunak yang telah dapat dijalankan sesuai dengan desain. Dokumentasi yang akan digunakan oleh pengguna seperti manual penggunaan juga dihasilkan dalam kegiatan ini. Kegiatan ini melibatkan Administrator Basis Data, Programmer dan Penulis Dokumentasi.

e. Test

Uji Coba adalah melakukan uji coba untuk menghilangkan kesalahan-kesalahan yang mungkin timbul. Uji coba dilakukan oleh Pengujicoba Aplikasi dengan bantuan Programmer. Uji coba terdiri dari beberapa yaitu:

i.      Uji coba proses yang dilakukan secara otomatis oleh software. Agar hal ini dapat dilakukan maka untuk setiap fungsi atau proses di dalam aplikasi perlu disiapkan data uji dan prosesnya dimasukkan ke dalam sebuah perangkat yang disebut UnitTest. UnitTest kemudian dapat terus-menerus dijalankan secara otomatis untuk memastikan bahwa proses telah dilakukan oleh sistem dengan benar dan tetap benar setelah dilakukan berbagai modifikasi atau penambahan fitur.

ii.      Uji coba antar muka yang dilakukan oleh tester (penguji coba). Penguji coba selain mencatat kesalahan yang mungkin timbul juga bertanggung jawab untuk memberi masukan-masukan mengenai kemudahan penggunaan sistem.

iii.      analisis kinerja atas sistem yang dibangun yang disesuaikan dengan dokumen analisis kebutuhan yang dibuat pada kegiatan analisis kebutuhan.

iv.      Uji coba beta (Beta test) adalah uji coba yang dilakukan oleh calon pengguna. Ini dilakukan pada tahap Transisi.

v.      Hasil akhir kegiatan uji coba adalah laporan bug (kesalahan program) beserta dengan laporan perbaikan kesalahan program yang telah dilakukan.

f. Deployment

Pemasangan Sistem informasi meliputi melakukan pemaketan, instalasi, konversi data, konfigurasi aplikasi, pelatihan. Sebagian besar kegiatan pemasangan dilakukan pada fase Transisi. Kegiatan ini melibatkan Administrator Sistem, Administrator Basis Data, Operator Basis Data, dan Instruktur Pelatihan.

i.      Pemaketan dilakukan dengan pembuatan program instalasi sistem,

dokumentasi instalasi, dan penyerahannya dalam bentuk CD dan

dokumen.

ii.      Instalasi meliputi pemasangan aplikasi tersebut di perangkat keras yang

akan digunakan.

iii.      Konfigurasi aplikasi adalah penyesuaian konfigurasi agar aplikasi siap

pakai.

iv.      Konversi data berupa pemasukan data awal yang dibutuhkan agar

aplikasi dapat mulai dipakai.

v.      Pelatihan dan sosialisasi dilakukan bagi para pengguna dan administrator agar mereka dapat mengoperasikan sistem dengan tepat dan efektif.

g. Configuration and Change Management

Pengelolaan konfigurasi dan perubahan meliputi:

i.      Pengelolaan dokumentasi, kode, dan aplikasi yang dihasilkan dalam

pengerjaan proyek.

ii.      Pengelolaan dan pengendalian perubahan-perubahan yang terjadi

selama berjalannya pengembangan.

iii.      Status dan pengukuran kemajuan serta kualitas setiap dokumen.

iv.      Kegiatan ini dilakukan oleh Manajer Proyek dengan bantuan sekretaris

proyek.

h.   Project Management

Pengelolaan proyek meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, pengelolaan sumber daya, pengelolaan resiko, pembagian tugas, pengukuran kinerja, pengontrolan, dan evaluasi tim kerja. Kegiatan ini dilakukan oleh Manajer Proyek.

i. Environment

Penyiapan lokasi meliputi pengelolaan alat, sarana, prosedur, guidelines yang diperlukan pada saat pengembangan. Pemasangan perangkat kerja dilakukan di lokasi pengembangan, lokasi uji coba, dan lokasi pemakaian akhir. Hasil pemasangan didokumentasikan dalam dokumen konfigurasi jaringan dan aplikasi. Dokumentasi merupakan hal yang sangat penting dilakukan karena akan menjadi acuan pada tahap Perawatan. Kegiatan ini dilakukan oleh Administrator Sistem.

j. Operation and Support

Operasional dan Dukungan bertujuan untuk memastikan bahwa sistem dapat digunakan secara tepat dan efektif. Hal ini meliputi pengecekan bahwa perangkat lunak berjalan sebagaimana mestinya, jaringan masih tersedia dan termonitor, serta data pekerjaan terbackup. Bila terjadi gangguan maka akan diambil langkah-langkah agar sistem dapat dipakai kembali dalam waktu yang sesingkat-singkatnya tanpa kehilangan data. Dukungan diberikan untuk mengarahkan para pengguna yang menemui kesulitan dalam pemakaian sistem.

D. ARSITEKTUR PERANGKAT KERAS

Arsitektur perangkat keras yang digunakan terdiri dari Server, Personal Computer Client, Local Area Network (LAN) serta perangkat pendukung berupa Uninterupted Power Supply (UPS). Skema arsitektur perangkat keras seperti gambar dibawah ini:

e. JADWAL KERJA

Jadwal kerja untuk menyelesaikan system ini, kami melihat scope pekerjaan yang akan kami kerjakan

Demikian penawaran ini kami buat semoga bisa menjadi sarana silaturahmi PT. SURYA KOMUNIKA dengan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi sebagai upaya bersama dalam meningkatkan mutu pelayaan Pendidikan.

Jakarta, 15 Desember 2010

Hormat Kami,

PT. SURYA KOMUNIKA

Tedy Surya. S.Kom

Chief Technology Officer (CTO)

0211234567, 081912345678


Teknologi Ramah Lingkungan

Komputer sudah menjadi barang umum. Ruang kantor modern paling tidak dilengkapi satu mesin komputer berikut monitor 17 inci dan laser printer. Ketika sedang bekerja, alat lengkap itu menghabiskan listrik kurang lebih 1.000 watt. Ada satu kantor yang mempunyai puluhan, bahkan ratusan perangkat komputer. Bayangkan kalau semuanya dibiarkan menyala selama delapan jam (kerja atau menganggur), berapa banyak energi yang dipakai, dan berapa rupiah biayanya sehari?

Komputer yang boros listrik akan mencemari lingkungan. Sebab listrik yang berhamburan menimbulkan medan magnetik yang mempengaruhi kinerja otak kita. Bagaimana mengurangi pencemaran lingkungan ini? Tentu dengan mengefisienkan penggunaan listrik komputer Anda. Monitornya yang 15 inci, paling tidak makan listrik antara 60 – 80 watt. Makin besar ukuran monitor, makin banyak listrik yang diminta. Kalau dilengkapi dengan standby mode (mode penghemat energi), komputer akan secara otomatis dibuat tidak aktif monitornya (setelah jangka waktu tertentu tidak dipakai), meskipun masih menyala. Mode penghemat energi ini bisa menghemat listrik sampai separuhnya atau lebih. Monitor modern yang menggunakan teknologi baru bukan hanya mempunyaistandby mode, tapi juga power-down mode yang bisa menghemat energi tambahan lagi. Dengan

mode ini, sebuah monitor biasanya hanya menghabiskan listrik tidak lebih dari 10 watt, tetapi ketika akan dipakai lagi memerlukan waktu yang cukup lama untuk bangun lagi dari tidurnya.

Salah satu monitor yang hemat yaitu LED (Light Emitting Diodes ) seperti lampu samping mobil mobil tipe baru dimana sumber cahayanya tidak lagi berasal dari satu lampu pijar saja tapi terdiri dari dioda-dioda bersinar dalam jumlah banyak. Karena sumber cahayanya lebih banyak dan tersebar, LED backlight menjanjikan pencahayaan yang lebih merata diseluruh permukaan display. LED menghasilkan cahaya putih yang lebih “putih”, Ini akan menghasilkan warna warna yang lebih cemerlang dibanding fluorescent backlight. Kualitas dan warna gambar yang dihasilkan jauh lebih hidup dan cocok untuk design grafis. Sayangnya teknologi LED ini tidaklah murah untuk saat ini, dan bahkan masih mahal. Selain itu LED juga menghemat energy 40 persen dibandingkan dengan televisi LCD dengan ukuran yang sama, Bebas merkuri dengan desainnya yang tipis, dan disertai bobot yang lebih ringan separuh dari LCD.

Kunggulan-keunggulan LED Monitor :

Kemampuan menghasilkan detail gambar yang lebih halus dan lebih sempurna dibandingkan dengan LCD monitor. Selama ini LCD monitor banyak dikeluhkan oleh pengguna komputer yang bekerja sebagai desainer grafis, yaitu kemampuan gambar yang dihasilkan oleh LCD tidak sehalus gambar yang dihasilkan oleh CRT monitor. Karena menggunakan LED, dipastikan tidak menghasilkan flicker (kedip) lebih sering (diistilahkan sebagai “flicker free”).Pencahayaan yang dihasilkan oleh LED lebih stabil dibandingan dengan LCD, sehingga kestabilan cahaya dan warna, serta ketajamannya bisa terjaga selama monitor digunakan.Konsumsi energi yang digunakan lebih sedikit (40 % lebih hemat) dibandingkan dengan LCD monitor yang masih menggunakan lampu fluorescent sebagai pemancar cahaya. Nah hal inilah yang diperbaiki oleh LED monitor, sehingga nantinya seorang desainer grafis bisa memilih LED monitor sebagai media kerjanya.Umur lampu LED lebih lama atau mempunyai masa pakai yang lebih lama dibandingkan LCD monitor. LED monitor dibandingkan dengan LCD monitor akan mempunyai berat yang lebih ringan, disamping itu ketebalannya akan lebih tipis juga.Kedalaman warna yang lebih tinggi dibandingkan LCD monitor sampai hampir mendekati warna aslinya. Kontras Rasio yang cukup tinggi perbandingannya dibandingkan dengan LCD monitor, misalnya sampai dengan 1.000.000 : 1.Tidak menggunakan bahan–bahan yang berbahaya bagi lingkungan, salah satunya tidak lagi menggunakan bahan elektronik yang mengandung mercury.

Komputer yang modern sudah dilengkapi pula dengan alat yang mampu mematikan listrik dari beberapa komponen terpisahnya, sehingga keseluruhan perangkat jadi lebih hemat. Komponen komputer itu sendiri sekarang direkayasa sesedikit mungkin memakai energi. Kebanyakan kurang dari 100 watt pada saat sibuk. Jika tidak dipakai, tapi masih dibiarkan menyala, ia hanya memakai 10 watt.

Laser printer makan banyak sekali listrik. Karena itu sebaiknya memilih merek printer yang hemat listrik. Tetapi seandainya tidak dapat memilih, ya, matikan saja printer Anda jika tidak sedang dipakai. Solusinya adalah mengunakan printer yang berbasiskan teknologi Selfscanning Light Emitting Device (SLED) dan EA-Eco Toner. Printer berbasis SLED adalah pengembangan dari printer berbasis LED yang sudah dikembangkan untuk produk high end sejak akhir 2007.
Namun, untuk printer dengan berbasiskan teknologi SLED, mereka adalah yang pertama. Bahkan, pada akhir tahun ini, printer berbasis SLED itu akan diproduksi pula untuk low end, sehingga pasarnya bisa lebih luas, termasuk untuk kepentingan keluarga dan usaha kecil. Tak terbatas pada industri, yang selama ini adalah pasar untuk produk printer high end. Printer berbasis SLED diunggulkan, bukan hanya karena bentuknya lebih ringkas dibandingkan pendahulunya yang berbasis LED, melainkan juga karena lebih hemat dalam pemakaian energi listrik dan tidak berisik. Suaranya lebih halus. Komponen dari printer ini juga menggunakan bahan-bahan yang bisa didaur ulang, sehingga amat ramah lingkungan.

Printer yang ramah lingkungan inipun dipadukan dengan toner baru, yang juga ramah lingkungan. Fuji Xerox di Yokohama juga memperkenalkan toner baru ini, yang diklaim lebih rendah emisi karbonnya dibandingkan tonerkonvensional, pulverized toner.

Dari kajian perusahaan patungan Jepang dan Amerika Serikat itu, untuk penggunaan di bidang manufaktur, emisi karbon dari EA-Eco Toner lebih rendah 35 persen dibandingkan toner konvensional. Tingkat pemakaiannya pun lebih rendah 24 persen dibandingkan pulverized toner. Jika EA-Eco Toner dipakai di bidang percetakan, emisi karbon yang dikeluarkannya lebih rendah sekitar 25 persen dibandingkan toner konvensional. EA-Eco Toner memang akan menjadi pasangan yang tepat bagi printer berbasis SLED.

Komputer model lama Anda sudah pasti boros listrik. Jika masih tetap dipakai, sebaiknya dimatikan saja ketika sedang tidak dipakai. Apakah komputer tidak akan cepat rusak kalau terlalu sering dinyala-matikan? Beberapa pengguna komputer yakin bahwa kalau komputer terlalu sering dinyala-matikan, umurnya akan pendek. Mereka menyamakan komputernya dengan lampu pijar, yang kadang memang rusak ketika dinyalakan. Bukan ketika sedang menyala. Jadi nyalakan saja terus komputer Anda. Namun sampai sekarang belum ada penelitian tentang panjang-pendeknya umur komputer yang dinyala-matikan terlalu sering. Hanya yang pasti (tanpa penelitian pun) logikanya, umur pakai komputer jelas berkurang ketika dinyalakan terus-menerus.

Jalan tengahnya ialah, sebaiknya menyalakan komputer pada pagi hari dan mematikannya sore hari ketika kantor akan tutup. Jika hanya akan memakai selama satu jam pada pagi hari dan hanya satu jam pada sore harinya, lebih baik mematikan komputer itu setelah selesai memakainya pada pagi hari dan menyalakannya lagi ketika akan memakainya sore harinya.

Dengan begitu, kita menghemat energi, bukan saja demi mengurangi biaya listrik, tapi juga demi kebersihan lingkungan kerja, agar tidak tercemar medan magnetik listrik yang berhamburan.

Puisi Bencana Alam

MERAPI MERAPI

Gunung gunung mulai kompak

Menggetarkan pungguk

Mendendangkan batuk

Lalu memuntahkan dahak

Sementara para pertapa tak secuilpun beranjak

Karena dzikirnya seiring detak

Namun di riuh ramai sesak

Dentuman berisik musik menghentak

Masih membuat lelap katarak

 

Sumber: http://cucuharis.wordpress.com/2010/11/07/puisi-merapi-merapi/

 

Puisi bencana

Ketika tuhan memberi pertanda
Kami tak peka terhadapnya
Ketika tuhan memberi peringatan
Kami pun acuh karenanya

Lalu kau porak porandakan isi dunia
gunung – gunung menghamburkan baranya
Lautan menumpahkan cairannya
Bumi menggoyangkan perutnya

Kami meronta – ronta dan merintih
Menggoreskan kabar kelam dalam hati
Tak banyak mahklukmu yang sadar
Bahkan mereka masih tetep melawanmu

Tuhan…
Saat kerlip bintang menghampiriku
ku tak sanggup menemuinya
karena aku tak sesuci dirimu

Tuhan…
Ketika aku bersimpuh menghadapmu
kuberharap hentikan amarahmu
karena aku tak sekuat dirimu

Tuhan…
Aku sadar cahayamu selalu menyertaiku
diatas puing-puing menimpaku
aku mohon berikan yang terbaik bagiku

Tuhan…
Ku-lantunkan asmamu terakhir kalinya
sebelum aku menutup mataku
agar aku tetap disisimuu

Sumber : http://nurulayumuliawati.blogspot.com/2010/11/puisi-bencana.html

 

Puisi Tsunami dan Merapi untuk Indonesia

“Wahai anak bangsa Indonesia terimalah teguran terbuka, dari sekalian bencana yang melanda, semoga kerukunan akan tetap terjaga”

Wahai anak bangsa Indonesia. .hari ini aku tsunami telah di utus oleh tuhan sekalian alam..memberi peringatan kepadamu sekalian..tentang kebesaran tuhan dan kekerdilan manusia..aku hanyalah air yang bersifat sejuk..namun apabila aku di perintahkan dengan sekali gulungan aku mampu membinasakan.

Wahai anak Indonesia.. aku adalah merapi aku hanya sebuah gunung yg tidak bergerak, yang telah melindungi kalian dari segala amukan angin.. supaya kalian hidup tenteram.. tapi di hari ini aku telah di utus oleh tuhan sekalian alam ini..untuk memberi peringatan kepada kalian.. tentang kebesaran tuhan,dentuman kuat telah ku perdengarkan.
abu yang panas telah ku semburkan,lava yang pijar telah ku muntahkan..ini semua untuk anak indonesia yang terlalu arogan dgn dunia..

wahai petinggi-petinggi indonesia, partai-partai indonesia,wahai pertubuhan yang menamakan bendera,di mana kamu saat amukan dua wakil tuhan.
tidakkah kamu angkat tenaga untuk membantu mangsa bencana.

Wahai orang-orang pintar di seluruh indonesia..
dimana kamu di saat ini..bukan kah indonesia amat terkenal dengan orang2 yang berbau mistis,dimana kesaktian mu..

Wahai orang-orang alim di seluruh indonesia..
di mana ajaran agama mu,dimana do’a mu..
apa yang kamu bisa lakukan..di saat bencana ini datang..bimbing lah umat mu..hanya dengan bencana lah mereka akan lebih dekat dengan tuhannya..

Wahai seluruh rakyat indonesia..hari ini aku bencana yang datang dari allah tuhan sekalian alam. telah datang kepadamu..untuk memberikan peringatan untuk kalian.. jauhilah akan propaganda, ksiat, korupsi, penipuan, pembunuhan.dan segala macam kerusakan di atas muka bumi ini..
agar kamu semua hidup aman dan makmur sementara dunia masih belum kiamat..inilah pesan2 ku dari tsunami dan merapi.

Sumber : addyjagat

 

Contoh Kalimat Argumentasi dan penalaran

300 Tewas selama Perayaan Imlek

Minggu, 21 Februari 2010 – 09:01 wib

HANOI – Angka kecelakaan saat perayaan Hari Raya Imlek di Vietnam cukup mencengangkan. Selama perayaan, sekira 300 orang tewas akibat kecelakaan kendaraan bermotor.

Menurut media setempat, kecelakaan tersebut sebagian besar berkaitan dengan tingkah pengemudi yang mengkonsumsi minuman beralkohol saat mengemudi. Angka kematian ini dicatat sejak awal liburan perayaan Imlek, yaitu 13 Februari.

Lebih dikenal dengan Tet, Hari Raya Imlek yang jatuh pada 14 Februari itu merupakan perayaan paling penting bagi rakyat Vietnam. Warga Vietnam melakukan perjalanan darat untuk mengunjungi sanak saudara mereka. Demikian diberitakan AFP, Minggu (21/2/2010).

Tidak hanya 300 orang tewas, sekira 400 lainnya juga dilaporkan menderita luka-luka. Data yang dikumpulkan pihak kepolisian selama sepekan ini, menunjukkan hampir seluruh korban terdeteksi alkohol di darah mereka.

Pada perayaan tahun lalu, 50 orang tewas setiap harinya selama lima hari perayaan akibat kecelakaan.

Tak heran jika pada 2007 Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan angka kematian akibat kecelakaan di Vietnam sebagai sebuah ‘epidemi’.

Keterangan

Penalaran : – Angka kecelakaan saat perayaan Hari Raya Imlek di Vietnam cukup mencengangkan. Selama perayaan, sekira 300 orang tewas akibat kecelakaan kendaraan bermotor.

– Hari Raya Imlek yang jatuh pada 14 Februari itu merupakan perayaan paling penting bagi rakyat Vietnam. Warga Vietnam melakukan perjalanan darat untuk mengunjungi sanak saudara mereka. Demikian diberitakan AFP, Minggu (21/2/2010)

Argumentasi : Menurut media setempat, kecelakaan tersebut sebagian besar berkaitan dengan tingkah pengemudi yang mengkonsumsi minuman beralkohol saat mengemudi. Angka kematian ini dicatat sejak awal liburan perayaan Imlek, yaitu 13 Februari

Sumber : http://international.okezone.com/read/2010/02/20/18/305573/300-tewas-selama-perayaan-imlek


UE Pertimbangkan Beri USD34 M untuk Utang Yunani

Minggu, 21 Februari 2010 – 16:38 wib

BERLIN – Uni Eropa dikabarkan dapat memberikan bantuan dana untuk utang bersyarat Yunani hingga 25 miliar euro atau setara USD34 miliar.

Dilansir dari AFP, Minggu (21/2/2010), jumlah masing-masing negara yang memberikan kontribusi utang tersebut akan dihitung sesuai dengan posisi mereka di Bank Sentral Eropa.

Oleh karena itu Jerman akan memberikan kontribusi hampir 20 persen dari paket bantuan potensial, setara dengan hingga lima miliar euro, yang akan dibuat pada bagian kredit dan jaminan.

Seperti diketahui, para pemimpin Eropa telah berjanji sebagai solidaritas mereka untuk membantu Yunani, yang memiliki total utang diperkirakan mencapai sekira 300 miliar euro. Kendati demikian pihak Uni Eropa belum mengumumkan apapun mengenai bantuan keuangan yang konkret.

Uni Eropa sendiri telah mengkonfirmasi serangkaian langkah-langkah untuk menempatkan bantuan atas utang Yunani di bawah anggaran pengawasan yang baru.

Yunani berkomitmen untuk mengurangi defisit publik sebesar 12,7 persen dari produk domestik bruto sebanyak empat persen selama 2010. Adapun batas dari negara-negara tunggal di zona mata uang Euro akan dikenakan sebesar tiga persen. Athena juga telah mengumumkan program tabungan utama yang akan dikontrol oleh Komisi Eropa.(ade).

Keterangan

Penalaran : Dilansir dari AFP, Minggu (21/2/2010), jumlah masing-masing negara yang memberikan kontribusi utang tersebut akan dihitung sesuai dengan posisi mereka di Bank Sentral Eropa

Argumentasi : Adapun batas dari negara-negara tunggal di zona mata uang Euro akan dikenakan sebesar tiga persen. Athena juga telah mengumumkan program tabungan utama yang akan dikontrol oleh Komisi Eropa

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2010/02/21/213/305704/ue-pertimbangkan-beri-usd34-m-untuk-utang-yunani


Flu Babi Tewaskan Hampir 16 Ribu Orang

Minggu, 21 Februari 2010 – 10:07 wib

JENEWA – Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan angka kematian akibat flu babi di seluruh dunia sudah mendekati angka 16 ribu jiwa.

“Sejak pertama kali ditemukan pada 2009 hingga 14 Februari 2010, lebih dari 212 negara telah melaporkan epidemi flu H1N1. Laporan ini termasuk korban tewas akibat H1N1 yang mencapai 15,921 orang,” demikian isi pernyataan WHO yang dikutip AFP, Minggu (21/2/2010).

Angka kematian tersebut dicatat sejak virus H1N1 pertama kali ditemukan di Meksiko dan Amerika Serikat, pada April 2009. Sejak saat itu korban akibat virus mematikan ini sudah berkembang 629 kali.

Beberapa negara di Afrika Barat terus mencatatkan penambahan korban. Namun WHO menyimpulkan jika tidak ada cukup bukti jika kasus flu babi di Afrika Barat menyebar luas di wilayah pedalaman.

“Di wilayah bertemperatur tinggi seperti wilayah utara bumi, secara keseluruhan pandemi flu mematikan ini, menurun. Hal itu juga terjadi di beberapa negara yang menjadi wilayah kantong pandemi tersebut,” ungkap WHO

Keterangan

Penalaran : – Sejak pertama kali ditemukan pada 2009 hingga 14 Februari 2010, lebih dari 212 negara telah melaporkan epidemi flu H1N1

– Angka kematian tersebut dicatat sejak virus H1N1 pertama kali ditemukan di Meksiko dan Amerika Serikat, pada April 2009

Argumentasi : Di wilayah bertemperatur tinggi seperti wilayah utara bumi, secara keseluruhan pandemi flu mematikan ini, menurun. Hal itu juga terjadi di beberapa negara yang menjadi wilayah kantong pandemi tersebut,” ungkap WHO

Sumber : http://international.okezone.com/read/2010/02/20/18/305576/flu-babi-tewaskan-hampir-16-ribu-orang

Sebanyak 41 Jemaah Tewas

Menara Masjid Tua di Maroko Roboh Saat Shalat Jumat

Minggu, 21 Februari 2010 | 03:52 WIB

Meknes, Sabtu – Menara masjid tua Lalla Khenata di kota tua Bab el Berdieyinne, Meknes, Maroko, roboh menewaskan 41 orang dan melukai 76 jemaah lainnya, kata pejabat setempat, Sabtu (20/2). Jumlah korban mungkin bertambah karena puing menara belum semuanya dibersihkan.

Pejabat tersebut mengatakan, menara masjid dari abad ke-18 itu roboh pada saat sekitar 300 anggota jemaah tengah melakukan shalat Jumat (19/2). Sampai hari Sabtu regu penyelamat terus membersihkan puing mencari kemungkinan masih adanya korban yang tertimbun.

Warga dan pejabat menjelaskan, dalam beberapa hari hingga Jumat itu, hujan deras terus mengguyur kota. Mereka menduga menara roboh akibat rapuhnya tanah tempat menara berdiri, yang terus diguyur hujan deras sepekan ini. Hujan terus-menerus tersebut juga menyebabkan banjir di berbagai wilayah Maroko, baik di utara maupun di selatan. Banyak pula jalan yang rusak.

Hingga hari Sabtu diperkirakan masih ada korban di bawah timbunan puing menara yang belum selesai dibersihkan. Tayangan televisi menunjukkan, ratusan anggota jemaah memenuhi lorong masjid, mengais puing-puing dengan tangan telanjang, untuk membersihkan masjid dan mencari korban selamat. Regu penyelamat juga menggunakan tangan kosong atau sekop. Mereka membentuk rantai manusia untuk memindahkan dan membersihkan puing.

Menurut seorang pejabat, selain dipenuhi jemaah yang tengah mengikuti shalat Jumat, saat itu juga sedang ada shalat jenazah. ”Selain shalat Jumat, jemaah juga sedang mendoakan jenazah yang terbaring di dalam masjid,” kata pejabat itu.

Kementerian Dalam Negeri Maroko pada awalnya mengatakan, jumlah korban tewas 11 orang dalam musibah yang terjadi pukul 12.45 GMT itu. Ternyata jumlah korban, baik yang tewas maupun terluka, terus meningkat. Hingga Sabtu siang korban tewas telah mencapai 41 orang dan 76 orang cedera.

Kepala pertahanan sipil lokal, Alaoui Ismaili, mengatakan, operasi penyelamatan berjalan lambat karena masjid itu terletak di kawasan kota tua dengan jalan-jalan sempit. Selain itu, lokasi masjid itu kini dikepung tembok-tembok tinggi. Petugas penyelamat hanya bisa menggunakan tenaga manusia karena alat berat tidak bisa masuk ke lokasi musibah

Keterangan

Penalaran : Meknes, Sabtu – Menara masjid tua Lalla Khenata di kota tua Bab el Berdieyinne, Meknes, Maroko, roboh menewaskan 41 orang dan melukai 76 jemaah lainnya, kata pejabat setempat, Sabtu (20/2)

Argumentasi : Pejabat tersebut mengatakan, menara masjid dari abad ke-18 itu roboh pada saat sekitar 300 anggota jemaah tengah melakukan shalat Jumat (19/2)

Sumber:

http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/02/21/03524227/sebanyak.41.jemaah.tewas

 

Kandidat PDIP Mulai Saling Klaim Dukungan

Minggu, 21 Februari 2010 – 16:17 wib

SUKABUMI – Bakal calon bupati dan wakil bupati Sukabumi dari PDIP terus menggeliat. Menjelang penetapan usungan balon 27 Mei 2010 mendatang, para kandidat mulai saling klaim dukungan Pimpinan Anak Cabang (PAC).

Salah satu kubu yang menyatakan telah memperoleh dukungan PAC PDIP adalah pasangan Hasymi Romli-Iman Adi Nugraha. “Sejak melamar ke PDIP, kami sudah melakukan pendekatan dengan para pengurus PAC,” kata Iman Adi Nugraha yang kini menjabat sebagai Ketua DPD PAN Kabupaten Sukabumi, Minggu (21/2/2010).

Tindakan yang sama juga dilakukan oleh kubu pasangan Lukas Mulyana. Mantan Kepala Dispenda Kabupaten Sukabumi ini mengklaim telah mengantongi dukungan lebih dari 35 PAC dari 47 PAC PDIP yang ada di wilayah Kabupaten Sukabumi. Tingginya jumlah dukungan tersebut tidak lebih karena faktor sejarah dan kedekatan Lukas Mulyana dengan PDIP.

Santo, juru bicara tim pemenangan Lukas Mulyana, menyebutkan pernyataan dukungan dari para PAC ini sudah terrealisasi dalam bentuk pernyataan tertulis. “Dari 47 PAC yang ada, setidaknya kami sudah mendapatkan dukungan dari 35 PAC. Hal ini sangat mudah sekali kami peroleh, mengingat pak Lukas adalah figur yang telah akrab dengan PDIP,” tuturnya.

Seperti diketahui, terdapat tujuh nama bakal calon bupati dan wakil bupati yang masuk dalam nominasi kandidat PDIP. Saat ini ketujuh nama tersebut masih dalam tahap penggodokan untuk mendapatkan rekomendasi pengusungan dari DPP PDIP. Selain Lukas Mulyana, Hasymi Romli dan iman Adi Nugraha, empat nama lainnya yakni Ayu Azhari, Dadun Amarudien, Bambang Jayawartawa dan budi Widaya.

Sementara itu Ketua DPC PDIP Kabupaten Sukabumi Muhammad Zaenudin mengatakan dukungan PAC tidak mempengaruhi terhadap lahirnya penetapan pengusungan. Pasalnya, penetapan usungan adalah hak sepenuhnya kepengurusan tingkat DPP, dalam hal ini Ketua umum Megawati Soekarnoputri.

“Kendati demikian dukungan PAC tetap diperlukan, apalagi pascalahirnya penetapan pengusungan. Sebab bagaimanapun motor politik pada pilkada ini berada di tingkat PAC. Kepengurusan tingkat kecamatan inilah menjadi penentu dalam meraih serta mempertahankan suara PDIP,” pungkasnya

Keterangan

Penalaran : Bakal calon bupati dan wakil bupati Sukabumi dari PDIP terus menggeliat. Menjelang penetapan usungan balon 27 Mei 2010 mendatang, para kandidat mulai saling klaim dukungan Pimpinan Anak Cabang

Argumentasi : Salah satu kubu yang menyatakan telah memperoleh dukungan PAC PDIP adalah pasangan Hasymi Romli-Iman Adi Nugraha. “Sejak melamar ke PDIP, kami sudah melakukan pendekatan dengan para pengurus PAC,” kata Iman Adi Nugraha yang kini menjabat sebagai Ketua DPD PAN Kabupaten Sukabumi, Minggu (21/2/2010)

Sumber : http://news.okezone.com/read/2010/02/21/339/305733/kandidat-pdip-mulai-saling-klaim-dukungan

http://akhmadsubairiyanto.blogspot.com/2010/02/contoh-argumentasi-dan-penalaran.html

Penalaran Deduktif dan induksi

Penalaran Deduktif adalah suatu penalaran yang berpangkal pada suatu peristiwa umum, yang kebenarannya telah diketahui atau diyakini, dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat lebih khusus.

Metode ini diawali dari pebentukan teori, hipotesis, definisi operasional, instrumen dan operasionalisasi. Dengan kata lain, untuk memahami suatu gejala terlebih dahulu harus memiliki konsep dan teori tentang gejala tersebut dan selanjutnya dilakukan penelitian di lapangan. Dengan demikian konteks penalaran deduktif tersebut, konsep dan teori merupakan kata kunci untuk memahami suatu gejala. Dalam karangan penerapan penalaran deduktif ini tampak pada pernyataan umum yang dituangkan dalam kalimat utama yang kemudian menuju pada beberapa kalimat penjelas.

Contoh : yaitu sebuah sistem generalisasi.

Laptop adalah barang eletronik dan membutuhkan daya listrik untuk beroperasi,
DVD Player adalah barang elektronik dan membutuhkan daya listrik untuk beroperasi,

Generalisasi : semua barang elektronik membutuhkan daya listrik untuk beroperasi.

Jenis penalaran deduksi yang menarik kesimpulan secara tidak langsung yaitu:

a. Silogisme Kategorial

Silogisme Kategorial adalah Silogisme yang terjadi dari tiga proposisi.

Premis umum : Premis Mayor (My)
Premis khusus : Premis Minor (Mn)
Premis simpulan : Premis Kesimpulan (K)
Dalam simpulan terdapat subjek dan predikat. Subjek simpulan d isebut term mayor, dan predikat simpulan disebut term minor.

Contoh:

My : Semua mahasiswa memiliki ijazah SLTA.
Mn : Amir tidak memiliki ijazah SLTA.
K : Amir bukan mahasiswa.

b. Silogisme Hipotesis

Silogisme Hipotesis adalah Silogisme yang terdiri atas premis mayor yang
berproposisi konditional hipotesis. Konditional hipotesis yaitu bila premis minornya membenarkan anteseden, simpulannya membenarkan konsekuen. Bila minornya menolak anteseden, simpulannya juga menolak konsekuen.

Contoh:

My : Jika tidak ada udara, makhluk hidup akan mati.
Mn : Makhluk hidup itu mati.
K : Makhluk hidup itu tidak mendapat udara.

c. Silogisme Alternatif

Silogisme Alternatif adalah Silogisme yang terdiri atas premis mayor
berupa proposisi alternatif. Proposisi alternatif yaitu bila premis minornya membenarkan salah satu alternatifnya. Simpulannya akan menolak alternatif yang lain.
Contoh:

My : Nenek Sumi berada di Bandung atau Bogor.
Mn : Nenek Sumi berada di Bandung.
K : Jadi, Nenek Sumi tidak berada di Bogor.

d. Entimen

Entimem adalah Silogisme ini jarang ditemukan dalam kehidupan sehari-
hari, baik dalam tulisan maupun lisan. Yang dikemukakan hanya premis minor dan simpulan.

Contoh :

  • Dia menerima hadiah pertama karena dia telah menang dalam sayembara itu.
  • Anda telah memenangkan sayembara ini, karena itu Anda berhak menerima hadiahnya.

Penalaran Induksi

Penalaran induksi disebut juga penalaran dari umum ke khusus adalah proses penarikan kesimpulan (konklusi) dari suatu proposisi(pernyataan) umum, dimana kesimpulan yang dapat diambil terletak pada akhir suatu paragraf. Penalaran induksi biasanya didahului oleh beberapa pernyataan-pernyataan yang khusus berupa fakta dalam suatu kalimat pada awal paragraf dan diakhiri oleh kalimat kesimpulan pada akhir paragraf. Jenis-Jenis Penalaran Induksi :

A. GENERALISASI
Generalisasi adalah proses penalaran yang dimulai dari pernyataan-pernyataan khusus untukl diambil kesimpulan yang bersifat umum. Generalisasi adalah pernyataan yang berlaku umum untuk semua atau sebagian besar gejala yang diamati. Generalisasi mencakup ciri-ciri esensial, bukan rincian. Dalam pengembangan karangan, generalisasi dibuktikan dengan fakta, contoh, data statistik, dan lain-lain.

Contoh:
Pemakain bahasa Indonesia di seluruh daerah di Indonesia dewasa ini belum dapat dikatakan seragam. Perbedaan dalam struktur kalimat, lagu kalimat, ucapan terlihat dengan mudah. Pemakaian bahasa Indonesia sebagai bahasa pergaulan sering dikalahkan oleh bahasa daerah. Di lingkungan persuratkabaran, radio, dan TV pemakaian bahasa Indonesia belum lagi dapat dikatakan sudah terjaga baik. Para pemuka kita pun pada umumnya juga belum memperlihatkan penggunaan bahasa Indonesia yang terjaga baik. Fakta-fakta di atas menunjukkan bahwa pengajaran bahasa Indonesia perlu ditingkatkan.

B. ANALOGI
Analogi adalah penalaran yang membandingkan dua hal yang memiliki banyak persamaan sifat. Cara ini didasarkan asumsi bahwa jika sudah ada persamaan dalam berbagai segi, maka akan ada persamaan pula dalam bidang/hal lainnya.

Contoh:

Seseorang yang menuntut ilmu sama halnya dengan mendaki gunung. Sewaktu mendaki, ada saja rintangan seperti jalan yang licin yang membuat seseorang jatuh. Ada pula semak belukar yang sukar dilalui. Dapatkah seseorang melaluinya? Begitu pula bila menuntut ilmu, seseorang akan mengalami rintangan seperti kesulitan ekonomi, kesulitan memahami pelajaran, dan sebagainya. Apakah Dia sanggup melaluinya? Jadi, menuntut ilmu sama halnya dengan mendaki gunung untuk mencapai puncaknya.

Penalaran secara analogi memiliki peluang untuk salah apabila kita beranggapan bahwa persamaan satu segi akan memberikan kepastian persamaan pada segi-segi yang lain.

C. HUBUNGAN SEBAB AKIBAT
Hubungan sebab akibat dimulai dari beberapa fakta yang kita ketahui. Dengan m,enghubungkan fakta yang satu dengan fakta yang lain, dapatlah kita sampai kepada kesimpulan yang menjadi sebab dari fakta itu atau dapat juga kita sampai kepada akibat fakta itu.

Penalaran induksi sebab akibat dibedakan menjadi 3 macam:

1. Hubungan sebab – akibat

Dalam hubungan ini dikemukakan terlebih dahulu hal-hal yang menjadi sebab, kemudian ditarik kesimpulan yang berupa akibat.
Contoh penalaran hubungan sebab akibat:

Belajar menurut pandangan tradisional adalah usaha untuk memperoleh sejumlah ilmu pengetahuan. “Pengetahuan” mendapat tekanan yang penting, oleh sebab pengetahuan memegang peranan utama dalam kehidupan manusia. Pengetahuan adalah kekuasaan. Siapa yang memiliki pengetahuan, ia mendapat kekuasaan.

2. Hubungan akibat – sebab

Dalam hubungan ini dikemukakan terlebih dahulu hal-hal yang menjadi akibat, selanjutnya ditarik kesimpulan yang merupakan penyebabnya.

Contoh penalaran hubungan akibat sebab:

Dewasa ini kenakalan remaja sudah menjurus ke tingkat kriminal. Remaja tidak hanya terlibat dalam perkelahian-perkelahian biasa, tetapi sudah berani menggunakan senjata tajam. Remaja yang telah kecanduan obat-obat terlarang tidak segan-segan merampok bahkan membunuh. Hal ini disebabkan kurangnya perhatian dari orang tua, pengaruh masyarakat, dan pengaruh televisi dan film yang cukup besar.

3. Hubungan sebab – akibat 1 – akibat 2

Suatu penyebab dapat menimbulkan serangkaian akibat. Akibat pertama menjadi sebab hingga menimbulkan akibat kedua. Akibat kedua menjadi sebab yang menimbulkan akibat ketiga, dan seterusnya.

Contoh penalaran hubungan sebab – akibat 1 – akibat 2:

Setiap menjelang lebaran arus mudik sangat ramai. Seminggu sebelum lebaran jalanan sudah dipenuhi kendaraan-kendaraan umum maupun pribadi yang mengangkut penumpang yang akan pulang ke daerahnya masing-masing. Banyaknya kendaraan tersebut mau tidak mau mengakibatkan arus lalu lintas menjadi semrawut. Kesemrawutan ini tidak jarang sering menimbulkan kemacetan di mana-mana. Lebih dari itu bahkan tidak mustahil kecelakaan menjadi sering terjadi. Keadaan tersebut pada akhirnya akan menghambat perjalanan.

Sumber: http://id.wordpress.com/tag/kebahasaan/

Free Download Lagu 01. 17 – Ramadhan Yang Indah.mp3, Gratis index of Mp3 Mp4 3gp Video 01. 17 – Ramadhan Yang Indah di intitle index-of-mp3.com, Thursday 12th of August 2010 01:43:28 PM

desc

melaluiFree Download Lagu 01. 17 – Ramadhan Yang Indah.mp3, Gratis index of Mp3 Mp4 3gp Video 01. 17 – Ramadhan Yang Indah di intitle index-of-mp3.com, Thursday 12th of August 2010 01:43:28 PM.

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.