Puisi Bencana Alam

MERAPI MERAPI

Gunung gunung mulai kompak

Menggetarkan pungguk

Mendendangkan batuk

Lalu memuntahkan dahak

Sementara para pertapa tak secuilpun beranjak

Karena dzikirnya seiring detak

Namun di riuh ramai sesak

Dentuman berisik musik menghentak

Masih membuat lelap katarak

 

Sumber: http://cucuharis.wordpress.com/2010/11/07/puisi-merapi-merapi/

 

Puisi bencana

Ketika tuhan memberi pertanda
Kami tak peka terhadapnya
Ketika tuhan memberi peringatan
Kami pun acuh karenanya

Lalu kau porak porandakan isi dunia
gunung – gunung menghamburkan baranya
Lautan menumpahkan cairannya
Bumi menggoyangkan perutnya

Kami meronta – ronta dan merintih
Menggoreskan kabar kelam dalam hati
Tak banyak mahklukmu yang sadar
Bahkan mereka masih tetep melawanmu

Tuhan…
Saat kerlip bintang menghampiriku
ku tak sanggup menemuinya
karena aku tak sesuci dirimu

Tuhan…
Ketika aku bersimpuh menghadapmu
kuberharap hentikan amarahmu
karena aku tak sekuat dirimu

Tuhan…
Aku sadar cahayamu selalu menyertaiku
diatas puing-puing menimpaku
aku mohon berikan yang terbaik bagiku

Tuhan…
Ku-lantunkan asmamu terakhir kalinya
sebelum aku menutup mataku
agar aku tetap disisimuu

Sumber : http://nurulayumuliawati.blogspot.com/2010/11/puisi-bencana.html

 

Puisi Tsunami dan Merapi untuk Indonesia

“Wahai anak bangsa Indonesia terimalah teguran terbuka, dari sekalian bencana yang melanda, semoga kerukunan akan tetap terjaga”

Wahai anak bangsa Indonesia. .hari ini aku tsunami telah di utus oleh tuhan sekalian alam..memberi peringatan kepadamu sekalian..tentang kebesaran tuhan dan kekerdilan manusia..aku hanyalah air yang bersifat sejuk..namun apabila aku di perintahkan dengan sekali gulungan aku mampu membinasakan.

Wahai anak Indonesia.. aku adalah merapi aku hanya sebuah gunung yg tidak bergerak, yang telah melindungi kalian dari segala amukan angin.. supaya kalian hidup tenteram.. tapi di hari ini aku telah di utus oleh tuhan sekalian alam ini..untuk memberi peringatan kepada kalian.. tentang kebesaran tuhan,dentuman kuat telah ku perdengarkan.
abu yang panas telah ku semburkan,lava yang pijar telah ku muntahkan..ini semua untuk anak indonesia yang terlalu arogan dgn dunia..

wahai petinggi-petinggi indonesia, partai-partai indonesia,wahai pertubuhan yang menamakan bendera,di mana kamu saat amukan dua wakil tuhan.
tidakkah kamu angkat tenaga untuk membantu mangsa bencana.

Wahai orang-orang pintar di seluruh indonesia..
dimana kamu di saat ini..bukan kah indonesia amat terkenal dengan orang2 yang berbau mistis,dimana kesaktian mu..

Wahai orang-orang alim di seluruh indonesia..
di mana ajaran agama mu,dimana do’a mu..
apa yang kamu bisa lakukan..di saat bencana ini datang..bimbing lah umat mu..hanya dengan bencana lah mereka akan lebih dekat dengan tuhannya..

Wahai seluruh rakyat indonesia..hari ini aku bencana yang datang dari allah tuhan sekalian alam. telah datang kepadamu..untuk memberikan peringatan untuk kalian.. jauhilah akan propaganda, ksiat, korupsi, penipuan, pembunuhan.dan segala macam kerusakan di atas muka bumi ini..
agar kamu semua hidup aman dan makmur sementara dunia masih belum kiamat..inilah pesan2 ku dari tsunami dan merapi.

Sumber : addyjagat

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: